Tampilkan postingan dengan label artikel kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juli 2013

7 Makanan Yang Membantu Menurunkan Berat Badan


makanan penurun berat badanJangan terjebak dalam pandangan bahwa makanan adalah musuh anda ketika anda sedang mencoba untuk menurunkan berat badan. Nyatanya, hal tersebut malah sebaliknya: berteman dengan makanan yang tepat, maka bisa menjadi langkah yang efektif untuk mengurangi berat badan anda. Ada 7 makanan yang dikenal ahli gizi sebagai makanan yang dapat meningkatkan pembakaran lemak pada tubuh anda, dikutip dari healthyliving.msn.com, diantaranya adalah :
1. Oat atau Gandum
Oat adalah gandum, dan makanan ini kaya akan apa yang disebut ahli gizi sebagai “satiety index (Index kenyang)” yang artinya gandum memiliki kemampuan yang luar biasa untuk membuat anda merasa kenyang. Bukan hanya itu, oat juga tinggi serat larut, sehingga oat dapat memerangi kolesterol dan lemak darah. Oat tidak meningkatkan gula darah dan membuat anda akan merasa kenyang hingga siang hari.
2. Telur
Ahli gizi telah mencoba selama beberapa tahun untuk mengembalikan reputasi telur yang kurang baik. Tidak lagi dianggap sebagai penyokong kolesterol, telur merupakan bentuk intisari protein hewani tanpa tambahan lemak yang terdapat pada daging. Penelitian diet telah berulang kali menemukan bahwa ketika orang makan telur setiap pagi selain (sebagai ganti) roti panggang atau sereal, berat badan mereka cenderung turun dua kali lipat daripada mereka yang sarapan dengan dominasi karbohidrat.
3. Susu Skim
Beberapa studi dalam publikasi terkemuka seperti Journal of Obesity menunjukkan bahwa kombinasi kalsium, vitamin D, dan protein rendah lemak yang ada pada susu skim dan yogurt tanpa lemak dapat memicu penurunan berat badan dan membantu mempertahankan dan memperkuat otot.
4. Apel
Untuk menjaga berat badan, makanlah 1 atau 2 buah apel perhari. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa makan apel setengah hingga satu jam sebelum makan makanan utama, dapat memangkas kalori makanan utama tersebut. Kenapa? Karena serat dalam apel membuat anda merasa kenyang, sehingga anda akan makan lebih sedikit. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan apel memiliki manfaat lain, antioksidan dalam apel dapat mencegah sindrom metabolik, gabungan dari kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan pradiabetes yang cenderung menebalkan bagian tubuh sekitar pinggang.
5. Daging Merah
Anda ragu bahwa daging merah dapat membantu menurunkan berat badan anda? Tunggu dulu, karena menurut penelitian di American Journal of clinical Nutrition membandingkan hasil diet untuk perempuan yang makan daging merah dengan perempuan yang tidak makan daging merah. Hasilnya, perempuan yang makan daging merah kehilangan berat badan lebih banyak. Para ahli menduga bahwa protein padat pada daging merah tanpa lemak membantu tubuh dalam mempertahankan massa otot, namun tentu saja ini hanyalah asumsi saja.
6. Kayu manis
Rempah-rempah yang mudah dijumpai ini ternyata memiliki kemampuan untuk membantu tubuh anda memetabolisme gula, menurut data dari sebuah studi yang melibatkan penderita diabetes. Mengonsumsi setidaknya 1/4 hingga 2 sendok teh kayu manis per hari diketahui dapat menurunkan kadar gula darah dan mengurangi kolesterol sebanya 10 hingga 25 persen. Kayu manis bisa anda tambahkan pada sereal atau kopi.
7. Kacang Almond dan Mentega Almond
Makanan lain yang mungkin diragukan untuk membantu menurunkan berat badan adalah kacang almond. Memang benar bahwa almond padat akan kalori, namun almond juga mempunyai kandungan gizi yang besar dan sangat efektif dalam menangkal kolesterol dan trigliserida. Sebuah penelitian di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makan kacang almond sama efektifnya dengan mengonsumsi statin (golongan obat resep yang berguna untuk menurunkan tingkat kolesterol dalam darah). Begitu juga dengan mentega almond yang dapat memberikan tambahan protein.

Sering Melewatkan Sarapan Tingkatkan Risiko Serangan Jantung



sarapan pagi dan serangan jantungMelewatkan sarapan pagi dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Sebuah studi pada pria berusia tua menemukan bahwa mereka yang secara rutin melewatan sarapan diketahui memiliki risiko 27% lebih tinggi untuk mengalamai serangan jantung daripada mereka yang rutin sarapan pagi. Tidak ada alasan hasilnya tidak berlaku untuk orang lain juga, ujar para peneliti Harvard.

Hubungan Antara Tidak Sarapan Dengan Serangan Jantung

Mengapa melewatkan sarapan pagi berisiko mengalami serangan jantung? Para ahli tidak yakin, namun mereka menduga bahwa orang yang  tidak sarapan lebih cenderung untuk merasa lebih lapar di waktu-waktu berikutnya (siang atau malam hari) sehingga mendorong mereka untuk makan makanan lebih banyak di waktu tersebut. Ini artinya tubuh harus memproses makanan lebih besar/berat dalam waktu yang singkat. Hal ini akan memicu lonjakan kadar gula dalam darah dan dapat menyebabkan arteri menjadi tersumbat.
Para peneliti tidak bertanya pada partisipan tentang apa yang mereka makan ketika sarapan dan tidak memberikan penilaian apakah sarapan dengan makanan berlemak ataupun yang tinggi gula lebih baik daripada tidak sarapan sama sekali.
“Kami tidak tahu manakah yang lebih penting, apakah waktu makan atau jenis makanan yang dikonsumsi ketika sarapan,” ujar Andrew Odegaard, peneliti dari University of Minnesota yang telah mempelajari hubungan antara melewatkan sarapan dengan masalah kesehatan seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.
Penelitian ini dipublikasikan oleh journal Circulation dan sifatnya hanya obeservasional, sehingga tidak dilakukan untuk membuktikan sebab-akibat. Namun ketika dilakukan dengan baik, penelitian ini dapat mengungkapkan risiko kesehatan yang penting untuk diketahui.
Para peneliti mensurvei hampir 27.000 pria tentang kebiasaan mereka pada tahun 1992. Sekitar 13 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka secara rutin tidak menyempatkan sarapan setiap harinya. Selama 16 berjalan, 1527 orang menderita serangan jantung termasuk 171 orang yang mengatakan bahwa mereka selalu tidak sarapan setiap harinya. Dengan kata lain, lebih dari 7 persen dari mereka yang selalu melewatkan sarapan mengalami serangan jantung, dibandingkan dengan sekitar 6 persen dari mereka yang selalu sarapan.
Para peneliti menghitung peningkatan risiko sebesar 27 persen dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti merokok, minum alkohol, diet, dan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan obesitas.
Menurut perkiran para ahli, sebanyak 18% orang dewasa di Amerika Serikat secara teratur melewatkan sarapan pagi. Jadi penelitian ini bisa menjadi berita penting bagi banyak orang, kata Eric Rimm, salah satu penulis studi di Harvard School of Public Health.
“Ini merupakan sebuah pesan yang sederhana,” katanya. “Sarapan adalah hal yang sangat penting.”
via health24.com | image : eatingfree.com

5 Fakta Menarik Tentang Aspirin



obat aspirinAspirin atau asam asetilsalisilat merupakan sejenis obat yang sering digunakan sebagai penghilang rasa nyeri atau sakit minor, peradangan atau anti-inflamasi, dan antipiretik (pada demam). Asipirin juga mempunyai efek antikoagulan dan jika digunakan dalam dosis rendah untuk jangka panjang diketahui bisa mencegah serangan jantung. Bahan utama aspirin yang ditemukan dalam ekstrak tumbuh-tumbuhan seperti pohon willow, telah digunakan selama berabad-abad sebagai pereda nyeri. Walapun dapat menghilangkan rasa sakit, aspirin dapat memiliki sejumlah efek lain pada tubuh dalam kondisi tertentu. Berikut ini adalah lima fakta tentang aspirin :

1. Aspirin dapat mengurangi risiko serangan jantung

Mengonsumsi aspirin dalam dosis rendah secara rutin diketahui bisa mengurangi risiko serangan jantung. Hal ini dikarenakan aspirin mampu mencegah sel-sel yang disebut platelet dari terjadinya penggumpalan bersama-sama dengan pembuluh darah. Penggumpalan/pembekuan platelet (keping darah) merupakan hal yang penting dalam penyembuhan luka, namun pembekuan yang terlalu besar bisa memblokir pembuluh darah dan mencegah aliran darah sehingga bisa mengakibatkan serangan jantung. Risiko penggumpalan darah ini lebih tinggi pada orang yang menderita aterosklerosis, atau penumpukan plak di arteri.
American Heart Association merekomendasikan untuk minum aspirin secara rutin pada orang-orang yang berisiko mengalami serangan jantung, atau mereka yang mampu bertahan dari serangan jantung. Namun demikian AHA menyarankan agar berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi aspirin. Ini karena aspirin belum tentu tepat untuk orang dengan kondisi-kondisi tertentu. Selain itu, aspirin juga memiliki efek samping termasuk risiko peningkatan pendarahan gastrointestinal.

2. Aspirin dapat meningkatkan risiko tinitus

Aspirin dapat meningkatkan risiko tinitus (desir atau dering pada telinga). Pada banyak kasus, kondisi tersebut bukanlah masalah serius, dan hanya merupakan gangguan ringan yang bisa menghilang dengan sendirinya. Namun pada kondisi tertentu, tinitus bisa merepresentasikan kondisi kesehatan yang serius dan diperkirakan bisa mempengaruhi fungsi telinga bagian dalam. Risiko tinitus adalah lebih besar pada mereka yang menggunakan aspirin dalam dosis tinggi (8-12 tablet sehari).

3. Aspirin dapat mengurangi risiko kanker

Penelitian telah menemukan adanya hubungan antara mengonsumsi aspirin secara teratur dengan mengurangi risiko kanker, terutama kanker usus besar. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011 menemukan bahwa mengonsumsi dua tablet aspirin dalam sehari dapat menurunkan risiko terjadinya kanker usus besar sebanyak 63 persen di antara orang-orang yang berisiko tinggi untuk terkena kanker tersebut. Studi lain yang dipublikasikan tahun lalu juga menemukan bahwa mengonsumsi aspirin setiap hari dapat menurunkan risiko kematian akibat kanker.
Meskipun banyak bukti yang mengaitkan penggunaan aspirin secara teratur dengan penurunan risiko kanker, obat ini belum direkomendasikan sebagai cara untuk mencegah kanker.

4. Aspirin dapat meningkatkan risiko sindrom Reye

Anak-anak yang mengonsumsi aspirin mungkin berada pada peningkatan risiko sindrom Reye, suatu kondisi langka yang ditandai dengan kerusakan otak dan gangguan hati secara tiba-tiba. Gejalanya bisa berupa muntah berkepanjangan, kebingungan dan kejang.
Kondisi ini terjadi pada anak-anak yang diberi aspirin ketika pulih dari flu atau cacar air. Meskipun aspirin telah disetujui untuk digunakan pada anak-anak berumur lebih dari 2 tahun, obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak yang baru sembuh dari flu atau cacar air, menurut Mayo Clinic.

5. Aspirin dapat meningkatkan risiko pendarahan pada ibu hamil

Aspirin dan obat anti-inflamasi non-steroid lainnya tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi wanita yang sedang hamil, terutama ketika masa kehamilan memasuki trimester terakhir. Menurut Mayo Clinic, hal ini karena obat-obatan ini dapat mempengaruhi pembekuan darah yang bisa meningkatkan risiko pendarahan pada ibu maupun janin. Obat-obatan ini juga dapat mempengaruhi kemampuan pembuluh darah pada jantung bayi.
Itulah beberapa manfaat dan efek samping dari obat aspirin. Sebelum mengonsumsinya, berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter anda. Semoga artikel ini bermanfaat.
via LiveScience | image : pharmacyinfos.com

5 Tips Sederhana Melawan Rasa Lelah


tips melawan rasa lelahRasa lelah memang manusiawi terutama setelah anda bekerja seharian. Namun apabila anda terus merasa kelelahan setiap harinya, ini mungkin berhubungan dengan gaya hidup anda yang kurang sehat. Untuk itu sebaiknya anda mulai menerapkan gaya hidup sehat. Membuat beberapa perubahan kecil rutinitas harian bisa memberikan manfaat positif bagi kebugaran tubuh anda.

Aktivitas Sederhana Yang Dapat Melawan Rasa Lelah

1. Sarapan dan pilih menu yang tepat
Sarapan pagi merupakan hal yang sangat penting, dan sebaiknya tidak anda lewatkan. Agar tubuh anda lebih berenergi pilihlah menu sarapan yang tepat dan sehat. Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung serat, karbohidrat kompleks, dan protein. Nutrisi-nutrisi ini berperan sebagai bahan bakar dan menjaga tubuh anda dari rasa lemas atau lesu hingga siang hari.
2. Olahraga
Mencari waktu untuk berolahraga secara rutin pada hari kerja memang tampak mustahil. Namun sebaiknya anda mengusahakan dan menyempatkan waktu untuk berolahraga. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat. Anda cukup menyempatkan waktu di pagi hari sebelum berangkat kerja untuk melakukan jogging, jalan kaki, dan aktivitas ringan lainnya. Berolahraga secara rutin akan menjaga tubuh tetap bugar dan mencegah rasa lelah berkepanjangan.
3. Minum air yang cukup
Tetap terhidrasi merupakan salah satu kunci untuk menyehatkan sistem pencernaan, menjaga kulit tetap bersinar, dan mencegah terjadinya rasa lelah pada tubuh. Sebagai informasi, salah satu tanda-tanda kelelahan tubuh adalah dehidrasi, sehingga minum air putih yang cukup merupakan langkah yang baik untuk mencegah dehidrasi.
4. Peregangan
Pekerjaan yang menumpuk dan aktivitas kantor yang padat bisa membuat tubuh terasa pegal-pegal dan lelah. Maka dari itu, beranjaklah dari kursi anda setidaknya selama lima menit untuk sekedar berjalan-jalan mencari udara segar. Selain itu, manfaatkan waktu tersebut untuk melakukan peregangan di bagian leher, bahu, punggung, dan pergelangan tangan agar tidak terasa kaku.
5. Matikan perangkat elektronik sebelum tidur
Sudah jelas bahwa mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malamnya dapat membuat fungsi tubuh berada pada level terbaiknya. Namun jika anda tidur dengan keadaan perangkat elektronik menyala, hal itu bisa mempengaruhi pola dan kualitas tidur anda. Oleh sebab itu, anda sangat dianjurkan untuk menonaktifkan perangkat elektronik di sekitar anda agar tidur terasa lebih nyenyak. Tidur yang nyenyak membuat tubuh anda menjadi bugar kembali pada keesokan harinya.
via Health.com | image via firehow.com

Minum Segelas Air Dapat Meningkatkan Kerja Otak


minum segelas air putih
Sering sulit konsentrasi atau mendadak buntu saat berpikir? Untuk mengatasi hal ini, sebetulnya ada cara yang sangat sederhana, yakni minumlah segelas air putih. Menurut sebuah penelitian, minum air dapat meningkatkan kerja otak, apalagi saat anda sedang haus. Dari University of East London, para peneliti percaya bahwa saat rasa haus teratasi, otak menjadi lebih siap dan fokus untuk bekerja. Air akan membebaskan bagian otak yang memberikan sinyal haus terus menerus pada tubuh.

Kurang minum air membuat sel abu-abu otak mengerut

Temuan ini didapat setelah melakukan penelitian terhadap 34 wanita dan pria pada dua kali uji mental. Tes yang pertama dilakukan setelah sarapan sereal bar. Tes yang kedua dilakukan setelah sereal diganti dengan sebotol air. Para partisipan tidak ada yang minum atau makan sepanjang malam. Partisipan juga ditanya bagaimana rasa haus menyerang di awal penelitian.
Partisipan yang mengatakan tidak haus, diketahui lebih cepat dalam menyelesaikan tes, baik itu dengan minum air atau tanpa minum air. Sedangkan partisipan yang merasa haus, diketahui lebih cepat dalam menyelesaikan tes setelah minum air. Peningkatan kinerja otak setelah minum air adalah sekitar 14 persen. Caroline Edmonds, salah seorang peneliti mengatakan bahwa minum air saat tengah bekerja tentunya bukanlah hal yang merepotkan.
Anak-anak yang minum air putih sebelum tes juga diketahui mendapatkan hasil 3 kali lebih baik. Temuan ini tidak jauh berbeda dengan hasil dari penelitian lainnya yang serupa. Berdasarkan penelitian tersebut, kurang minum air dapat membuat sel abu-abu pada otak mengerut, yang pada akhirnya membuat otak sulit bekerja dengan optimal.
Peneliti melakukan scan kepada para remaja usai mereka bersepeda selama satu setengah jam. Ketika mereka bersepeda, sebagian melakukannya dengan memakai pakaian setebal 3 lapis, dan sebagian lainnya hanya menggunakan kaos dan celana pendek. Remaja yang berpakaian tebal mengeluarkan keringat sebanyak satu liter. Hal ini mengakibatkan sel otaknya mengalami pengerutan. Berkeringat selama 90 menit lamanya ternyata bisa mengakibatkan pengerutan pada otak sebanyak proses penuaan dalam setahun. Akan tetapi, setelah mereka minum segelas air, aktivitas otak mereka kembali normal.

Sering Melewatkan Sarapan Tingkatkan Risiko Serangan Jantung



sarapan pagi dan serangan jantungMelewatkan sarapan pagi dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Sebuah studi pada pria berusia tua menemukan bahwa mereka yang secara rutin melewatan sarapan diketahui memiliki risiko 27% lebih tinggi untuk mengalamai serangan jantung daripada mereka yang rutin sarapan pagi. Tidak ada alasan hasilnya tidak berlaku untuk orang lain juga, ujar para peneliti Harvard.

Hubungan Antara Tidak Sarapan Dengan Serangan Jantung

Mengapa melewatkan sarapan pagi berisiko mengalami serangan jantung? Para ahli tidak yakin, namun mereka menduga bahwa orang yang  tidak sarapan lebih cenderung untuk merasa lebih lapar di waktu-waktu berikutnya (siang atau malam hari) sehingga mendorong mereka untuk makan makanan lebih banyak di waktu tersebut. Ini artinya tubuh harus memproses makanan lebih besar/berat dalam waktu yang singkat. Hal ini akan memicu lonjakan kadar gula dalam darah dan dapat menyebabkan arteri menjadi tersumbat.
Para peneliti tidak bertanya pada partisipan tentang apa yang mereka makan ketika sarapan dan tidak memberikan penilaian apakah sarapan dengan makanan berlemak ataupun yang tinggi gula lebih baik daripada tidak sarapan sama sekali.
“Kami tidak tahu manakah yang lebih penting, apakah waktu makan atau jenis makanan yang dikonsumsi ketika sarapan,” ujar Andrew Odegaard, peneliti dari University of Minnesota yang telah mempelajari hubungan antara melewatkan sarapan dengan masalah kesehatan seperti obesitas dan tekanan darah tinggi.
Penelitian ini dipublikasikan oleh journal Circulation dan sifatnya hanya obeservasional, sehingga tidak dilakukan untuk membuktikan sebab-akibat. Namun ketika dilakukan dengan baik, penelitian ini dapat mengungkapkan risiko kesehatan yang penting untuk diketahui.
Para peneliti mensurvei hampir 27.000 pria tentang kebiasaan mereka pada tahun 1992. Sekitar 13 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka secara rutin tidak menyempatkan sarapan setiap harinya. Selama 16 berjalan, 1527 orang menderita serangan jantung termasuk 171 orang yang mengatakan bahwa mereka selalu tidak sarapan setiap harinya. Dengan kata lain, lebih dari 7 persen dari mereka yang selalu melewatkan sarapan mengalami serangan jantung, dibandingkan dengan sekitar 6 persen dari mereka yang selalu sarapan.
Para peneliti menghitung peningkatan risiko sebesar 27 persen dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti merokok, minum alkohol, diet, dan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan obesitas.
Menurut perkiran para ahli, sebanyak 18% orang dewasa di Amerika Serikat secara teratur melewatkan sarapan pagi. Jadi penelitian ini bisa menjadi berita penting bagi banyak orang, kata Eric Rimm, salah satu penulis studi di Harvard School of Public Health.
“Ini merupakan sebuah pesan yang sederhana,” katanya. “Sarapan adalah hal yang sangat penting.”

Ingin Terlihat Awet Muda? Konsumsi 5 Makanan Ini



makanan | kulit awet muda
Banyak orang yang menginginkan wajahnya terlihat lebih awet muda dari umurnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, tidak sedikit dari mereka yang mengeluarkan banyak uang untuk membeli produk-produk kecantikan yang mahal dan bahkan hingga melakukan operasi plastik. Padahal ada cara alami yang lebih murah dan tentunya bebas dari efek samping. Hanya dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat tertentu, kulit anda akan terlihat cerah dan awet muda.

Makanan-makanan yang membantu meremajakan kulit

Ada beberapa makanan yang direkomendasikan para ahli, yang dapat bermanfaat dalam meremajakan kulit, beberapa diantaranya adalah :
1. Ubi Jalar
Warna jingga pada ubi bersumber dari betakaroten. Betakaroten merupakan senyawa yang dapat menjaga keseimbangan pH kulit. Senyawa ini juga bisa membantu mencegah kulit kering dan mempercepat regenerasi kulit. Dengan mengonsumsiubi jalar, kulit anda akan terlihat lebih muda dan lembut.
2. Salmon
Warna kulit yang terlihat pink-kemerahan berasal dari astaksantin. Pigmen ini adalah musuh bagi radikal bebas yang dapat merusak DNA dan membran sel serta menyebabkan penuaan kulit. Ada sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan salmon terutama salmon liar sebanyak satu porsi setiap lima hari sekali bisa mencegah keratosis aktinik, sebuah penyakit kulit yang ditandai oleh bintik-bintik kecil, bersisik menonjol, dan kasar.
3. Tomat
Antioksidan likopen yang terdapat pada tomat dapat melindungi kulit dari terjadinya kerusakan yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari. Supaya tubuh dapat menyerap likopen dengan baik, sebaiknya tomat dimasak cukup sebentar saja dan sajikan dengan minyak zaitun.
4. Jeruk
Jeruk mengandung vitamin C yang tinggi. Vitamin C berperan dalam membentuk kolagen, komponen vital yang dapat membuat kulit tampak lebih muda. Selain itu, buah jeruk juga tinggi akan bioflavonoid yang dapat membantu mencegah kematian sel dan menjaga kulit dari paparan sinar UV.
5. Sayuran hijau
Sayuran-sayuran hijau seperti bayam mengandung lutein yang dapat melindungi kulit dari peradangan dan bintik-bintik hitam yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari.
Menurut seorang ahli kulit, Nicholas Perricone, efek makanan terhadap kesehatan kulit jauh lebih baik dibandingkan dengan efek yang diberikan suplemen.

Kamis, 25 Juli 2013

Serba-Serbi Stroke

Apakah stroke itu ?Penyakit stroke adalah gangguan fungsi otak akibat aliran darah ke otak mengalami gangguan (berkurang). Akibatnya, nutrisi dan oksigen yang dbutuhkan otak tidak terpenuhi dengan baik. Penyebab stroke ada 2 macam, yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah (trombus), dan adanya pembuluh darah yang pecah.
Umumnya stroke diderita oleh orang tua, karena proses penuaan menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit (arteriosclerosis) dan adanya lemak yang menyumbat pembuluh darah (atherosclerosis). Tapi beberapa kasus terakhir menunjukkan peningkatan kasus stroke yang terjadi pada usia remaja dan usia produktif (15 - 40 tahun). Pada golongan ini, penyebab utama stroke adalah stress, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat.
Penyebab stroke
Pada kasus stroke usia remaja, faktor genetika (keturunan) merupakan penyebab utama terjadinya stroke. Sering ditemui kasus stroke yang disebabkan oleh pembuluh darah yang rapuh dan mudah pecah, atau kelainan sistem darah seperti penyakit hemofilia dan thalassemia yang diturunkan oleh orang tua penderita. Sedangkan jika ada anggota keluarga yang menderita diabetes (penyakit kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit jantung, kemungkinan terkena stroke menjadi lebih besar pada anggota keluarga lainnya.
Penyebab serangan stroke lainnya adalah makanan dengan kadar kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein) yang sangat tinggi. Koleserol jahat ini banyak terdapat pada junk food, atau makanan cepat saji. Selain itu, penyebab terjadinya serangan stroke lainnya adalah kebiasaan malas berolah raga dan bergerak, banyak minum alkohol, merokok, penggunaan narkotika dan zat adiktif, waktu istirahat yang sangat kurang, serta stress yang berkepanjangan. Pecahnya pembuluh darah juga sering diakibatkan karena penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).
Gejala terjadinya serangan stroke
Gejala awal stroke umumnya pusing, kepala serasa berputar (seperti penyakit vertigo), kemudian disusul dengan gangguan berbicara dan menggerakkan otot mulut. Gejala lainnya adalah tergangguanya sensor perasa (tidak bisa merasakan apapun , seperti dicubit atau ditusuk jarum) dan tubuh terasa lumpuh sebelah, serta tidak adanya gerakan refleks. Sering juga terjadi buta mendadak atau kaburnya pandangan (karena suplai darah dan oksigen ke mata berkurang drastis), terganggunya sistem rasa di mulut dan otot-otot mulut (sehingga sering dijumpai wajah penderita menjadi mencong), lumpuhnya otot-otot tubuh yang lain, dan terganggunya sistem memory dan emosi. Sering dijumpai penderita tidak dapat menghentikan tangisnya karena lumpuhnya kontrol otak pada sistem emosinya. Hal itu membuat penderita stroke berlaku seperti penderita penyakit kejiwaan, padahal bukan. Hal-hal seperti ini yang perlu dimengerti oleh keluarga penderita.
Proses penyembuhan
Ada 2 proses penyembuhan utama yang harus dijalani penderita. Pertama adalah penyembuhan dengan obat-obatan di rumah sakit. Kontrol yang ketat harus dilakukan untuk menjaga agar kadar kolesterol jahat dapat diturunkan dan tidak bertambah naik. Selain itu, penderita juga dilarang makan makanan yang dapat memicu terjadinya serangan stroke seperti junk food dan garam (dapat memicu hipertensi).
Proses penyembuhan kedua adalah fisiotherapy, yaitu latihan otot-otot untuk mengembalikan fungsi otot dan fungsi komunikasi agar mendekati kondisi semula. Fisiotherapi dilakukan bersama instruktur fisiotherapi, dan pasien harus taat pada latihan yang dilakukan. Jika fisiotherapi ini tidak dijalani dengan sungguh-sungguh, maka dapat terjadi kelumpuhan permanen pada anggota tubuh yang pernah mengalami kelumpuhan.
Kesembuhan pada penderita stroke sangat bervariasi. Ada yang bisa sembuh sempurna (100 %), ada pula yang cuma 50 % saja. Kesembuhan ini tergantung dari parah atau tidaknya serangan stroke, kondisi tubuh penderita, ketaatan penderita dalam menjalani proses penyembuhan, ketekunan dan semangat penderita untuk sembuh, serta dukungan dan pengertian dari seluruh anggota keluarga penderita. Seringkali ditemui bahwa penderita stroke dapat pulih kembali, tetapi menderita depresi hebat karena keluarga mereka tidak mau mengerti dan merasa sangat terganggu dengan penyakit yang dideritanya (seperti sikap tidak menerima keadaan penderita, perlakuan kasar karena harus membersihkan kotoran penderita, menyerahkan penderita kepada suster yang juga memperlakukan penderita dengan kasar, dan sebagainya). Hal ini yang harus dihindarkan jika ada anggota keluarga yang menderita serangan stroke.

Khasiat Bawang Putih

Dr. Yongxiang Zhang
 dari University of Tokyo, Jepang menyatakan bahwa kemampuan bawang putih menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan pada hewan percobaan sangat mengesankan. Hal itu memang tidak berarti bahwa bawang putih mampu memulihkan masa muda atau sama sekali menghambat proses penuaan. Tetapi setidaknya manfaat bawang putih membantu menghambat proses penuaan.

Di samping itu, menurut penelitian Memorial Sloan Kettering Cancer Center, bahan kimia SAMC yang terdapat pada bawang putih dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Dengan mengkonsumsi bawang putih, resiko terkena kanker dapat dikurangi.
Kadar kolesterol yang tinggi biasanya menjadi pertanda proses penuaan. Bawang putih yang dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.
Dr. Gilles Fillion dari Institute Pasteur di Perancis menduga, bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi. Tentunya dengan efek yang lebih lembut. Ia menemukan bahwa bawang putih bermanfaat untuk membantu melepaskan serotonin, yakni bahan kimia yang terlibat dalam pengaturan serangkaian luas suasana hati dan tingkah laku termasuk kecemasan, murung, rasa sakit, agresi, stress, kurang tidur dan ingatan. Kadar serotonin yang tinggi dalam otak cenderung berfungsi sebagai obat penenang yang menentramkan Anda, memudahkan tidur, dan meringankan kemurungan. Bawang putih menolong menormalkan sistem serotonin tersebut.
 


Teh Minuman Kesehatan

Teh merupakan tanaman daerah tropis dan subtropis yang secara ilmiah dikenal dengan Camellia Sinensis. Dari kurang lebih 3000 jenis teh hasil perkawinan silang, didapatkan 3 macam teh hasil proses, yaitu teh hijau, tehoolong, dan teh hitam. Cara pengolahan teh yaitu dengan merajang daun teh dan dijemur di bawah sinar matahari sehingga mengalami perubahan kimiawi sebelum dikeringkan. Perlakuan tersebut akan menyebabkan warna daun menjadi coklat dan memberi cita rasa teh hitam yang khas.

Teh hijau, jenis teh tertua, amat disukai terutama oleh masyarakat Jepang dan Cina. Di sini daun teh mengalami sedikit proses pengolahan, hanya pemanasan dan pengeringan sehingga warna hijau daun dapat dipertahankan. Sedangkan teh oolong lebih merupakan jenis peralihan antara teh hitam dan teh hijau. Ketiga jenis teh masing-masing memiliki khasiat kesehatan karena mengandung ikatan biokimia yang disebut polyfenol, termasuk di dalamnyaflavonoid. Flavonoid merupakan suatu kelompok antioksidan yang secara alamiah ada di dalam sayur-sayuran, buah-buahan, dan minuman seperti teh dan anggur.
Subklas polifenol meliputi flavonol, flavon, flavanon, antosianidin, katekin, dan biflavan. Turunan dari katekin seperti epi-cathecin (EC)epigallo-cathecin (EGC)epigallo-cathecin gallate (EGCg), dan quercetin umumnya ditemukan di dalam teh. EGCg dan quercetin merupakan anti oksidan kuat dengan kekuatan hingga 4-5 kali lebih tinggi dibandingkan vitamin E dan C yang juga merupakan antioksidan potensial. Antioksidan diketahui mampu menghindarkan sel dari kerusakan mengingat setiap kerusakan sel akan menyumbang lebih dari 50 penyakit.
Teh hijau mengandung EGCg, demikian juga teh hitam, demikian dikatakan seorang ahli biokimia. Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Belanda menyebutkan, mengkonsumsi 4-5 cangkir teh hitam setiap hari akan menurunkan resiko stroke hingga 70% dibanding dengan mereka yang mengkonsumsi teh 2 cangkir sehari atau kurang. Laporan lainnya menyebutkan lebih banyak mengkonsumsi teh hitam berhubungan dengan rendahnya kasus serangan jantung. John Folts, Direktur Sekolah Medis, Pusat Penelitian dan Pencegahan Arteri Trombosis, Universitas Wisconsin, AS menemukan kunci khasiat dalam teh yaitu flavonoid. Hasil penelitiannya menunjukkan, flavonoid dalam teh hitam mampu menghambat penggumpalan sel-sel platelet darah sehingga mencegah penyumbatan pembuluh darah pada penyakit hantung koroner dan stroke. Studi lain menyebutkan bahwa peminum teh fanatik memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang rendah, meskipun masih belum jelas apakah semuanya itu langsung disebabkan karena teh.
Para peneliti di Universitas Case Western Reserve, Cleveland, AS menemukan pengaruh penggunaan teh hijau pada kulit hingga 90 %. Ternyata teh sangat efektif melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit. Teh juga diketahui mengandung fluoride yang dapat menguatkan email gigi dan membantu mencegah kerusakan gigi. Dalam suatu studi laboratorium di Jepang, para ahli menemukan bahwa teh membantu mencegah pembentukan plak gigi dan membunuh bakteri mulut penyebab pembengkakan gusi.
Penelitian di Jepang menunjukkan, daerah penghasil teh yang pendudukanya terkenal sebagai peminum teh fanatik, sangat rendah angka kematiannya yang disebabkan oleh kanker. Hasil studi lainnya, dilakukan kerjasama antara tim peneliti Oguni dan pusat penelitian kanker di Beijing untuk mempelajari pengaruh ekstrak teh hijau pada tikus yang telah diberi ransum makanan karsinogenik (zat pemicu kanker). Dilaporkan, angka rata-rata kanker pada tikus yang memperoleh ekstrak teh hijau setengah dari tikus yang tidak memperoleh ekstrak teh hijau.
Para peneliti yakin bahwa polifenol yang dikenal sebagai cathecin yang terdapat pada teh hijau, membantu tubuh manusia melawan sel kanker. Studi lainnya dilakukan oleh Oguni dan Dr. Masami Yamada dari Hamamatsu Medical Center menemukan cathecin membunuh Helicobator pylori, bakteri pemicu kanker lambung.


Kandungan Gizi Kacang Merah

Kacang merah ternyata memiliki kemampuan untuk mengatasi bermacam-macam penyakit, di antaranya mampu mengurangi kerusakan pembuluh darah, mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mengurangi konsentrasi gula darah, serta menurunkan resiko kanker usus besar dan kanker payudara.
kandungan gizi pada kacang merah sangat bagus bagi kesehatan tubuh manusia. Kacang merah kering merupakan sumber protein nabati, karbohidrat kompleks, serat, vitamin B, folasin, tiamin, kalsium, fosfor, dan zat besi.Folasin adalah zat gizi esensial yang mampu mengurangi resiko kerusakan pembuluh darah.
Kacang merah memiliki kandungan lemak dan natrium yang sangat rendah, nyaris bebas lemak jenuh, serta bebas kolersterol. Di samping itu, kacang merah juga merupakan sumber serat yang baik. Dalam 100 gram kacang merah kering, dapat menghasilkan 4 gram serat yang terdiri dari serat yang larut air dan serat yang tidak larut air. Serat yang larut air secara nyata mampu menurunkan kadar kolesterol dan kadar gula darah.
Untuk mendapatkan khasiat yang sempurna dari kacang merah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam mengolahnya. Sehabis direndam, buanglah air rendaman kacang merah. Kemudian rebuslah kacang merah dalam panci tertutup selama 3 menit, dan diamkan selama 2 jam agar airnya mengendap. Gantilah air rendaman itu dengan air yang matang, dan diamkan selama semalam. Esok harinya, kacang merah siap untuk dimasak menjadi makanan yang lezat. Hal ini perlu dilakukan untuk menghilangkan kemampuan kacang merah untuk memproduksi gas dalam usus yang akan membuat perut terasa kembung.


Sekilas Tentang Asma

Asma
 adalah suatu gejala yang ditimbulkan oleh kelainan saluran nafas yang berupa kepekaan yang meningkat terhadap rangsangan dari lingkungan sebagai pemicu.

Pemicu gejala ini dapat berupa kelelahan pikiran (gangguan emosi), kelelahan jasmani, perubahan lingkungan hidup yang tidak diharapkan (cuaca, kelembaban, temperatur, asap (terutama rokok) dan bau-bauan yang merangsang), infeksi saluran nafas terutama penyakit influenza tertentu, dan reaksi alergi dari bahan yang terhirup atau dimakan.
Tingkat gejala kepekaan saluran nafas ini diawali dari gejala yang ringan (berupa pilek/bersin atau batuk yang sering berulang/kambuh) sampai dengan gejala yang berat berupa serangan asma (kesulitan bernafas). Keadaan ini sebenarnya ditandai adanya latar belakang reaksi alergi.
Timbulnya beberapa tingkatan gejala kepekaan yang terekam/bisa diutarakan oleh penderita biasanya diawali sejak masa kanak. Sekitar 50% gejala akan sembuh dengan sendirinya, walaupun pada suatu saat gejala ini akan muncul lagi pada tingkat gejala yang lebih berat yang sering diberi istilah asma. Sekitar 55-6-% penyakit alergi pernafasan in dapat diturunkan ke anak atau cucu dan sisanya diakibatkan karena adanya polusi lingkungan hidup yang kurang atau masih belum mendapatkan perhatian, karena itu gejala baru muncul setelah dewasa bukan karena merupakan hal yang aneh.
Penyebab
Dasar permasalah pada penyakit asma terletak pada kelainan saluran nafas yang berpa proses reaksi/keradangan (akibat reaksi alergi) yang disebabkan oleh paparan bahan-bahan antara lain:
  • Debu yang ada di dalam rumah yaitu debu yang berasal dari kasur kapuk (terutama yang sudah lama), karpet, sofa, pakaian yang disimpan lama di dalam lemari, langit-langit atap rumah, buku-buku/kertas arsip yang lama, dll.
  • Bahan makanan terutama jenis ikan laut, susu sapi, telur, coklat, kacang-kacangan, dll. (sedang kelompok bahan makann yang mempunyai ciri yang mengiritasi a.l. pedas, dingin, bergetah, rasa manis/asam, asin, dll. bukan penyebab tapi pemicu).
  • Lingkungan hidup antara lain bulu yang berasal dari bahan pertanian (tepung sari, jerami, rumput-rumputan, ampas tebu, dll.), bahan yang berasal dari bulu dan kotoran unggas serta binatang piaraan.

Apa Itu Hipertensi?

Secara sederhana, seseorang dikatakan menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi jika tekanan darah sistolik lebih besar daripada 140 mmHg atau tekanan diastolik lebih besar daripada 90 mmHg. Tekanan darah ideal adalah 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Dalam banyak kasus, kedua tekanan itu mengalami kenaikan.

Tekanan darah sistolik (angka atas) adalah tekanan puncak yang tercapai ketika jantung berkontraksi dan mempompakan darah keluar melalui arteri. Sementara tekanan darah diastolik (angka bawah) diambil ketika tekanan jatuh ke titik terendah saat jantung rileks dan mengisi darah kembali.
Peningkatan tekanan pada hipertensi erat kaitannya dengan tidak tepatnya penyimpanan garam dan air, atau meningkatnya tekanan dari dalam tubuh pada sirkulasi pembuluh darah lembut (periferal). Meski faktor penyebabnya bermacam-macam, tapi pusatnya adalah ketidakseimbangan sistem renin-angio-tensin, yang berperan penting dalam pengaturan tekanan darah.
Hipertensi, yang umumnya berkembang saat umur paruh baya, lebih banyak menyerang pria dan wanita pascamenopause. Sejarah keluarga yang memiliki hipertensi mempertinggi risiko; sama seperti merokok, dislipidemia, diabetes mellitus, kegemukan, pendidikan, dan status sosioekonomi yang rendah.
Anda perlu curiga menderita hipertensi jika secara konsisten tekanan darah menunjuk angka 140/90 mmHg atau lebih. Bagi mereka yang sehat (umur 18 ke atas), tabel di bawah bisa memandu apa yang harus Anda lakukan berdasarkan pemeriksaan tekanan darah awal.
Rekomendasi tersebut sangat tergantung pada pembacaan tekanan darah Anda yang telah lewat, faktor risiko kardiovaskular lainnya, dan adanya penyakit lain. Konsultasi dokter jika perlu.

* Dari berbagai sumber di internet
http://www.angelfire.com/mt/matrixs/kesehatan.htm